New Post

Rss

Sabtu, 08 Maret 2014
5 Tips Untuk Menutupi Mr. P yang Sedang “Berdiri”

5 Tips Untuk Menutupi Mr. P yang Sedang “Berdiri”


Menegangnya alat kelamin cowok pada saat-saat yang tidak dikehendaki akan sangat merepotkan, bahkan memalukan karena orang lain akan menyangka kita sedang berpikiran jorok. Agar tidak ketahuan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan.
Ereksi yang tidak dikehendaki paling sering terjadi di pagi hari, yang dalam istilah medis disebut sebagai Nocturnal Penile Tumescence atau Morning Glory. Namun kadang-kadang, kondisi ini bisa juga terjadi pada siang hari saat sedang berkumpul dengan orang lain. Ada 5 cara yang bisa dilakukan untuk menyamarkannya, sebagai berikut dikutip dari riskydhe.mywapblog.com

1. Pakai Kemeja atau Kaos Longgar
Jika sekiranya cukup sering mengalami ereksi yang tidak dikehendaki, biasakan memakai kemeja atau kaos yang ukurannya lebih longgar. Tidak perlu dimasukkan ke dalam celana, justru biarkan ujungnya menutupi celana hingga kira-kira sebatas panggul.

2. Gunakan Celana Baggy
Potongan celana model baggy punya manfaat ganda dalam menyamarkan ereksi yang tidak dikehendaki. Pertama karena modelnya menggembung sehingga tonjolan alat kelamin agak tersamarkan, kedua tangan bisa lebih leluasa merogoh dari sakunya untuk membetulkan posisi ereksi supaya tidak terlalu menonjol ke depan.

3. Pikirkan Hal-Hal Yang Sangat Serius
Tidak banyak orang yang bisa ereksi saat memikirkan rumus matematika, atau persamaan reaksi kimia asam basa misalnya. Memikirkan kedua hal tersebut, atau hal-hal serius lain yang lebih serius terkadang cukup efektif untuk mengalihkan perhatian dari pikiran erotis sehingga ereksi akan hilang dengan sendirinya. Jadi hindari berpikir tentang belahan dada dan paha ya

4. Kencangkan Otot Paha
Sambil duduk atau berdiri, kencangkan otot-otot paha bagian depan atau ’quadriseps’. Langkah ini bisa membantu mengalihkan aliran darah dari yang tadinya terpusat di alat kelamin, menjadi terdistribusi merata di daerah - daerah terdekatnya terutama di bagian kaki.

5. Cubit Lengan Atau Bagian Lain Kuat-Kuat
Dalam banyak kasus, rasa sakit lebih sering sukses dalam mengalihkan sensasi erotis penyebab ereksi tidak dikehendaki. Lakukan cubitan di bagian manapun yang kira-kira akan terasa sangat sakit, kalau perlu sampai mau menangis maka alat kelamin akan letoi dengan sendirinya.
Bagaimana tipsnya? Bagi yang suka berdiri gak jelas semoga bisa membantu, apalagi yang ukurannya agak Jumbo, hahaha… Selamat menutup-nutupi Mr. P.
Tips Mengatasi Rasa Bersalah Setelah Aborsi

Tips Mengatasi Rasa Bersalah Setelah Aborsi


Aborsi memang salah satu tindakan yang kejam ya. Aborsi memang menjadi perdebatan banyak orang. Tetapi tidak semua orang melakukan aborsi hanya karena hamil di luar nikah. Beberapa cewek disinyalir sempat melakukan aborsi karena janin mereka meninggal di dalam kandungan. Kegiatan aborsi ini dilakukan untuk menyelamatkan nyawa sang ibu.
Tapi, bagaimanapun juga kegiatan aborsi akan menjadi trauma bagi ibu yang menjalaninya. Penelitian menunjukkan bahwa cewek yang melakukan aborsi akan mengalami trauma psikologis. Aborsi menyebabkan berbagai lonjakan emosi pada cewek. Emosi ini termasuk perasaan bersalah, kecemasan yang berlebihan, depresi, perasaan kehilangan, kemarahan pada diri sendiri, atau bahkan bunuh diri. Seperti yang dilansir dari vemale.com, setelah melakukan aborsi, 3 tugas ini harus dilakukan cewek untuk menurunkan tingkat stres mereka.

Mengingat rasa sakit
Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah membiarkan semua emosi yang tertahan keluar. Rasa malu, rasa bersalah, rasa sakit, dan segala emosi karena kehilangan anak. Kamu perlu membiarkan semua emosi yang tersembunyi tersebut keluar, rasakan baik-baik. Setelah kamu merasakan sakitnya, belajarlah untuk memaafkan dirimu. Hanya pikiran kmau sendiri yang bisa menenangkanmu.

Mengidentifikasi emosi
Aborsi yang kamu lakukan bisa jadi memang bukan karena keinginanmu. Tetapi keadaan yang memaksa kamu melakukannya. Jika kamu selalu menahan emosimu, bisa jadi emosi itu akan meledak tiba-tiba. Ada baiknya jika kmau mengidentifikasi emosimu, ketahuilah bahwa kamu memang sedang dalam masalah. Jadi kamu tidak perlu menahan emosi, tapi mengontrol emosi.

Mencari konselor
Yang kamu perlukan setelah melakukan aborsi adalah mencari teman untuk berbicara. Jika kmau malu untuk ‘curhat’ dengan sahabat kmau, kamu bisa mencari seorang konselor untuk meluapkan keluh kesahmu. Menceritakan yang kamu rasakan pada konselor dapat membantu kamu untuk meringankan stres.
7 Penyakit Yang Disebabkan Oleh Tertawa

7 Penyakit Yang Disebabkan Oleh Tertawa


Tertawa merupakan hal yang sangat menyenagkan sehinga tidak heran dengan tertawa biasanya stres kamu akan hilang sehingga banyak orang yang mengatakan jika tertawa dalah obat stres yang bisa membuat manusia hidup bahagia.

Jika hidup tampa tertawa maka hidup kita pun akan terasa membosankan, coba deh kamu bayangkan jika gak ada yan terawa di dunia ini acara cara komedi pastinya gak bakal laku ya  (cuman bercanda)
Sebuah penelitian mengatakan jika tertawa memang baik untuk kesehatan, namun bagi kamu yang memiliki masalah kesehatan aneurisma otak (pelebaran pembuluh darah pada otak) dan penyakit arteri koroner disarankan tidak melakukan terawa yang terlalu berlebihan sebab akan membahayakan kesehatan kamu bahkan bisa menyebabkan kematian.

Tertawa yang terlalu kuat akan mengakibatkan dinding pembuluh darah akan melemah nah ini sangat berbahaya sebab bisa membuat masalah kesehatan yang serius.

Nah berikut ini ada beberapa penyakit yang disebabkan oleh tertawa, mau tahu apa saja  ? Berikut dikutip dari palingseru.com
1. Sinkop (pingsan).
2. Aritmia dan ruptur jantung (pecahnya otot jantung).
3. Serangan asma.
4. Pneumotoraks (bocornya udara di paru-paru).
5. Cataplexy (kelumpuhan tiba-tiba pada saat penderita tidak bisa mengatur emosinya).
6. Hernia.
7. Terkilir rahang.

Nah 7 penyakit di atas disebabkan oleh tertawa yang berlebihan, nah untuk menghindari 7 masalah kesehatan diatas sebaiknya kamu jangan tertawa terlalu berlebihan.
Copyright © 2014 Kicau Juragan | @KicauJuragan All Right Reserved